Lokakarya Penyusunan Strategi Komunikasi UKS/M 2017

Speakindonesia.org | Jakarta – Dalam rangka memperkuat Pendidikan kesehatan di lingkungan sekolah melalui kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M), tim Pembina UKS/M tingkat Pusat yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri perlu diperkuat dengan keterampilan komunikasi dan pengembangan material/media komunikasi sehingga anggota TP UKS/M dapat lebih optimal dalam mendistribusikan informasi dan melakukan komunikasi efektif kepada target audiensnya. Untuk mencapai hal tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan UNICEF bermitra dengan SPEAK Indonesia mengadakan Lokakarya Penyusunan Strategi Komunikasi UKS/M 2017 di Hotel Kartika Chandra pada tanggal 23-24 Agustus 2017.

Lokakarya Penyususnan Strakom UKS/M dibuka oleh Yudistira Wahyu W selaku perwakilan dari Setditjen Dikdasmen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Trainning ini diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan UNICEF..

Fasilitator dari Lokakarya Penyusunan Strakom UKS/M yaitu SPEAK Indonesia oleh Wiwit Heris Mandari dan Yulfarida. Dalam trainning peserta diberikan kesempatan untuk menyusun key massage, menentukan target group dan isu strategis terkait UKS/M, dan menentukan tujuan strakom di masing-masing target audience. Untuk membuat acara lebih hidup Trainner mengajak peserta melakukan permainan Broken-T yang sebagai tolak ukur seberapa besar keefektifan dalam berkomunikasi antar dua pihak atau lebih.

Agar komunikasi berjalan efektif dan pesan dapat tersampaikan dengan baik, lokakarya ini menghasilkan strategi komunikasi berupa media diantaranya Factsheet, Infografis, dan Sosial Media berupa Facebook yang merupakan hasil produk dari training komunikasi, yang kemudian digunakan untuk Tim TP UKS/M pusat sebagai media advokasi ke Tim UKS/M tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Tim Pelaksana yaitu Sekolah. Dalam proses penyususnan media komunikasi dilakukan pertemuan tindak lanjut yang di fasilitasi oleh masing-masing kementerian Pembina UKS/M.