Menanam Sayur Itu Menyenangkan

Speakindonesia.org | Tanggamus – Pengalaman adalah guru yang terbaik, begitulah kata bijak yang menorehkan sejarah bagi para perempuan di Dusun Paneongan. Sejak empat bulan terakhir, warga dusun ini kebanjiran ilmu. Mulai dari mencari peluang bagus yang bisa dikembangkan di daerahnya, buat perencanaan bersama, gali potensi dusun, buat kebun bersama, cara buat media tanam sampai cara menanam yang benar dan mudah. Warga nampak antusias dalam menimba berbagai pengetahuan baru, yang memang sebelumnya belum pernah mereka peroleh.

Semangat perempuan di dusun ini, tumbuh sejak mereka mengikuti beberapa pelatihan yang diselenggarakan oleh SPEAK Indonesia. Salah satu lembaga swadaya masyarakat di Jakarta yang bergerak dalam bidang pemberdayaan perempuan menjadi bagian dari isu pengembangan masyarakat (Community Development).

SPEAK Indonesia merupakan salah satu mitra pihak swasta di Jakarta dalam megembangkan program pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan kegiatan kewirausahaan, sadar gizi dan perilaku hidup bersih sehat. Dusun Paneongan, Pekon Sukarame, Kecamatan Talang Padang, Tanggamus menjadi pilihan dalam pengembangan program tersebut sejak Desember 2017 hingga saat ini.

Dusun ini belum pernah tersentuh oleh program lain, selain dari kegiatan yang saat ini sedang berjalan. Pemberdayaan yang dilakukan bertumpu pada unsur manusianya bukan pada bantuan, merupakan pembelajaran yang sangat berharga yang semula banyak warga belum tahu sekarang mulai tahu dan menerapkan dalam kegiatan hari-harinya.

Kelompok perempuan di dusun tersebut merupakan penerima manfaat program secara langsung, kelompok ini aktif dalam kegiatan dusun. Para perempuan merasakan hasil jerih payah mereka setelah mempraktekan ilmu dari pelatihan-pelatihan yang diperoleh. Mereka sangat senang saat memanen sayur dari kebun sendiri, hasilnya banyak dan memuaskan. Sayuran juga mereka olah menjadi makanan tambahan untuk balita. Bubur bayam adalah salah satu hasil olahan makanan tambahan (PMT) yang dilatih oleh petugas gizi dari Puskesmas Kecamatan Talang Padang.

“Nanam sayur itu mudah, asal ada kemauan dan niat semua juga bisa. Kalau mau sehat ya nanam sayur sendiri di pekarangan rumah juga bisa, kami punya kebun bersama. Panen ini akan kami bagikan ke warga dusun biar semua bisa merasakan, ternyata menanam sayur itu menyenangkan,” ungkap kegembiraan Runtasih salah satu warga Dusun Paneongan saat panen sayur di kebun bersama para ibu-ibu lainya. Warga tak ingin kehilangan momen terindah saat ini, merekapun sepakat untuk terus menanam dan memperkenalkan pengalaman mereka kepada warga dusun lainya sebagai pengalaman terbaiknya. Manfaat yang diperoleh dapat dirasakan bersama dan mampu menjadikan kesibukan sebagai ibu rumah tangga yang bijak dan kreatif.

 

Tanggamus, 27 April 2018 by Hesti Priveriasari.